Jamaah Haji 2022 Bersih dari Covid-19 dan Cacar Monyet

62
Menunaikan haji menjadi impian setiap muslim. (Foto: Muslim Obsession)

Muslim Obsession – Dalam konferensi pers, Pangeran Khaled Al-Faisal, emir Makkah dan penasihat Penjaga Dua Masjid Suci, mengatakan bahwa tidak ada peziarah yang diidentifikasi memiliki penyakit epidemi selama haji.

Pada kesempatan yang sama, Pangeran Khaled juga menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah mengizinkan para tamunya berkumpul di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 2022 tanpa ada di antara mereka yang mengalami kecelakaan atau menderita penyakit mewabah.

Disambut oleh Wakil Emir Makkah, Pangeran Badr Bin Sultan, dan sejumlah pejabat senior militer dan sipil, Pangeran Khaled Al-Faisal telah tiba di Mina untuk menindaklanjuti operasi haji Arab Saudi dan untuk meninjau layanan yang diberikan kepada para peziarah selama haji tahun ini secara langsung di lapangan.

Pangeran Khaled Al-Faisal yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Haji Pusat, juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman.

Karena telah memberikan kemampuan material dan manusia yang telah mengabdi dan memungkinkan para peziarah untuk melakukan ritual mereka dengan mudah dan tenang.

Pangeran Khaled lebih lanjut menjelaskan bahwa setelah dua tahun ziarah tahunan diadakan dalam jumlah terbatas, Kerajaan memutuskan untuk meningkatkan jumlah peziarah menjadi satu juta orang di tengah sistem layanan terpadu yang bertujuan untuk memfasilitasi ritual haji mereka dan menjaga keselamatan mereka.

Pangeran Khaled Al-Faisal juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelayanan jamaah haji, khususnya para relawan yang telah memberikan contoh unik dalam melayani tamu-tamu Allah.

Emir Makkah mengumumkan bahwa jumlah pekerja lapangan dan petugas keamanan yang terlibat dalam melayani tamu Allah di musim haji 2022 lebih dari 150.000 orang.

Sementara itu, pelanggar undang-undang kependudukan dan peraturan keamanan perbatasan dari berbagai negara yang ditangkap di Makkah karena mencoba memasuki Tempat Suci untuk melakukan haji tanpa izin berjumlah lebih dari 2.500 pelanggar.

Sebanyak 19 kendaraan pengangkut pelanggar aturan haji juga disita, serta penghentian 76 kampanye haji palsu.

Menurut Pangeran Khaled Al-Faisal, lebih dari 111.000 pelanggar dan lebih dari 68.000 kendaraan telah dipulangkan ke negara masing-masing karena mencoba memasuki Makkah tanpa izin.

Di sisi lain, sebanyak 210.000 jamaah akan diangkut dengan Kereta Mashaer, dan 790.000 jamaah lainnya akan diangkut dengan 160.000 bus modern.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here