Innaalillaahi, Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Tutup Usia

633
Doni Monardo dan Santi Ariviani (istri). (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim ObsessionInnalillaahi wa innaa ilaihi raaji’un, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo meninggal dunia pada Ahad (3/12/2023) pukul 17.35 WIB.

Meninggalnya mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu dikabarkan Tenaga Ahli BNPB 2019-2023 Egy Massadiah lewat pesan singkat.

“Telah meninggal dunia Letjen Purn DR HC Doni Monardo, (Kelahiran 10 Mei 1963) pada hari Ahad, 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tulis Egy kepada Muslim Obsession.

Doni Monardo diketahui jatuh sakit dan menjalani proses perawatan intensif di rumah sakit sejak 22 September 2023.

Presiden Joko Widodo bahkan sempat membesuk sekaligus mendoakan Doni Monardo yang tengah sakit dan dirawat Rumah Sakit Siloam Semanggi, Selasa (7/11/2023) pagi.

BACA JUGA: Jokowi Jenguk dan Doakan Doni Monardo

Rekam jejak almarhum di BNPB menorehkan prestasi. Sejak dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BNPB pada Januari 2019 Doni menginisiasi pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang kemudian menjadi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 pada Maret 2020.

Doni meraih penghargaan penanggulangan COVID-19 dari Presiden Jokowi pada Maret 2023 berkat strategi Pentahelix yang menitikberatkan semangat kegotongroyongan seluruh sumber daya, meliputi kerja sama pemerintah daerah, masyarakat setempat, pakar, dan akademisi, media, serta sektor swasta.

Sepanjang kariernya, Doni juga merupakan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Doni Monardo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985.

Lulus Akmil, dia langsung ditempatkan di Komando Pasukan Khusus atau Kopassus pada 1986 hingga 1998. Doni kemudian Doni ditarik ke Paspampres pada 2001 hingga 2004.

BACA JUGA: 60 Tahun Doni Monardo

Pada 2006, Doni Monardo dipindahkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Empat tahun setelahnya, suami Santi Ariviani ini dipromosikan menjadi Dan Grup A Paspampres hingga 2010.

Doni kemudian diberi kepercayaan menjadi Danrem 061 Surya Kencana Bogor. Hanya beberapa bulan menjadi Danrem di Bogor, Doni dipercaya menjadi Wadanjen Kopassus. Bulan April 2012 Doni mengikuti pendidikan PPSA XVIII di Lemhannas. Hanya empat bulan di Lemhannas, Doni dipromosikan menjadi Danpaspampres.

Doni juga pernah menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura periode 2015-2017 dan Pangdam III/Siliwangi periode 2017-2018. Tak hanya itu, Doni juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal Wantannas pada 2018 hingga pada 2019 dilantik menjadi Kepala BNPB.

Selamat jalan, Pak Doni. Semoga Allah Ta’ala mengampuni segala dosa, menerima segala amal kebaikan, dan melimpahkan rahmat-Nya. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here