IN2MOTIONFEST 2022 Hadirkan Keragaman Modest Fashion Unggulan Indonesia

51

Jakarta, Muslim Obsession – Tahun ini, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) sektor fesyen hadir dengan nama baru yaitu Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST).

Sesuai nama baru yang diusung, ajang ini menjadi semangat baru untuk membawa karya-karya terbaik industri fesyen muslim Indonesia ke pasar global.

Sebagai upaya mewujudkan Indonesia menjadi pusat produk halal dan kiblat fesyen muslim dunia melalui kegiatan kolaboratif, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) RI dan Indonesian Fashion Chamber (IFC), dan dukungan mitra terkait lainnya dalam pelaksanaan IN2MOTIONFEST.

IN2MOTIONFEST 2022 mengusung tema “Local Product, Global Look” yang mengangkat kearifan lokal modest fashion dengan wastra dan kain lokal Indonesia.

IN2MOTIONFEST 2022 diselenggarakan pada tanggal 5-9 Oktober 2022 bertempat di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta. Rangkaian kegiatan IN2MOTIONFEST terdiri dari pameran dagang berstandar internasional, fashion show, kompetisi, talkshow, dan business matching.

Sektor modest fashion dalam industri halal potensial dikembangkan sebagai arus baru dalam ekonomi dan keuangan syariah. Di tengah perhatian dunia terhadap pasar fesyen muslim, IN2MOTIONFEST diharapkan dapat menjadi unggulan industri modest fashion nasional menuju kancah internasional.

Untuk memastikan misi tersebut dapat berjalan dengan baik, ada tiga kunci yang menjadi perhatian perhelatan ini, yaitu bersinergi, berinovasi, dan go global.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman mengatakan, dengan berkolaborasi dan bersinergi, maka hasilnya akan lebih optimal dan impian Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia akan terbuka.

Menurutnya, untuk melakukan inovasi, ada dua modal besar yang dimiliki Indonesia, yaitu penduduk muslim terbesar di dunia dan keragaman wastra dari seluruh daerah di Indonesia.

“Dan dengan mimpi kita ingin go global, maka kita harus bersaing global. Kita telah mempunyai generasi desainer dan talenta muda unggulan yang siap bertumbuh-kembang dengan semangat go global,” ungkap Aida.

Sebagai etalase produk-produk fesyen muslim unggulan Indonesia yang siap merambah pasar global, IN2MOTIONFEST menggelar rangkaian fashion show dengan menampilkan 163 desainer fesyen dan jenama aksesoris.

Keragaman produk fesyen muslim dan aksesoris Indonesia ditampilkan dalam perhelatan ini, antara lain kategori ready to wear, deluxe street wear, office wear, cocktail wear, dan syar’i evening wear.

Seperti rangkaian fashion show pada hari keempat IN2MOTIONFEST 2022 dibuka dengan parade koleksi modest fashion kategori ready to wear dan deluxe street wear dari Netaly (binaan Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah), Kisty Ecoprint (binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Zie Batik (IKRA), Alrafi (IKRA), MY Daily Hijab, Dewi Roesdji, Himeca Daily, Santoon, Ummi Fadilah, dan Rineereo.

Adapula parade karya dari Yeti Topiah, Ija Kroeng X Dekranasda Aceh Timur, Studio Ikaten by Aulya Akhsan (binaan Kemenperin), MYN Limited (binaan KUKM), Ayya Craft (binaan Kemenparekraf), Tya Chandra (binaan Kemendag), Afif Syakur, IR & IR – Songket Deli, Begayabyta, dan Fatih Indonesia (anggota IKRA).

Kemudian, ditampilkan pula koleksi dari brand dari Perancis, A3 X Emmy Thee, bersama dengan deretan koleksi dari ZM Zaskia Mecca, Defrico Audy, Sofie, Barli Asmara, OPIE OVIE X Alvari, JYK Powered by Burgo Indonesia, Jan Ayu dan Charlie Bravo (IKRA).

Sebagai penutup IN2MOTIONFEST hari keempat menampilkan karya kategori syar’i dan evening wear dari Kiki Mahendra, Deardein X Atas Bawah, Toera Imara, Fomalhaut Zamel, Ayu Dyah Andari, Syukriah Rusydi X Borna Art dan Dechantique by Ning Santoso (anggota IKRA), Hajjas Official (binaan Kemenparekraf), Andy Sugix (Kemendag) X Hefi Rosid.

Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Hanung Harimba Rachman berharap, melalui IN2MOTIONFEST para desainer dapat mengambil peran sebagai agregator bahkan akselator sektor fesyen dengan keterlibatan para aktor di setiap lini ekosistem fesyen muslim.

“Perhelatan ini ditargetkan dapat membawa brand-brand karya anak bangsa menjadi terkenal di kancah internasional, dan ke depan para desainer fesyen muslim Indonesia menjadi lebih giat dalam menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif yang mampu go global,” tandas Hanung.

Perhelatan kolaboratif ini juga ditargetkan misi Indonesia menjadi pusat inspirasi dan produksi fesyen muslim dunia sehingga industri fesyen muslim dapat mendorong pemulihan perekonomian nasional. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here