IGGI Imbau Elit Pimpinan NU Ciptakan Suasana Sejuk Jelang Muktamar

274
Ketua Umum IGGI, KH. Ahmad Fahrur Rozi. (Foto: malangpos)

Malang, Muslim Obsession – Jelang Muktamar PBNU 2021 yang akan digelar di Lampung, Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI) mengimbau seluruh elite pimpinan NU bisa menahan diri untuk tidak mengumbar permasalahan internal organisasi ke media massa.

Demikian diungkapkan Ketua Umum IGGI, KH. Ahmad Fahrur Rozi, Jumat (12/11/2021).

“IGGI mengimbau segenap elit pimpinan NU agar bersama-sama menciptakan suasana sejuk dan kondusif, dan menahan diri untuk tidak mengumbar berbagai permasalahan internal organisasi ke media massa,” ujar pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, tersebut, mengutip Jatimtimes.

BACA JUGA: Kembalikan NU ke Pesantren

Kiai muda yang akrab disapa Gus Fahrur itu mengatakan, sebagai pimpinan organisasi keagamaan yang diatur oleh tata kelola organisasi yang baik dan berhubungan satu sama lain, hendaknya seluruh pihak mengedepankan akhlak mulia dan mampu menggunakan saluran organisasi untuk menyelesaikan perbedaan dan perselisihan.

“Bukan saling membuat statement, isu, apalagi fitnah tanpa bukti dan konfirmasi di ruang-ruang publik yang hanya menyita energi dan menggerus marwah organisasi,” tegas Gus Fahrur.

Seharusnya, sambung yang juga menjabat Wakil Ketua PWNU Jawa Timur ini, setiap perbedaan yang ada diselesaikan di ruang rapat, bukan diumbar di media karena hal ini tidak elok.

BACA JUGA: Muktamar NU Pernah Digelar Saat Normal atau Genting

Karena semakin mengumbar pernyataan negatif, jelasnya, menunjukkan semakin tidak matangnya yang bersangkutan sebagai pemimpin.

Menurutnya, IGGI melihat masih banyak persoalan penting organisasi yang seharusnya diselesaikan sesuai tupoksinya dengan cara yang baik, bukan dengan mengumbar-umbar pernyataan di media massa.

“IGGI berharap kandidat Ketum PBNU dan timsesnya lebih fokus berbicara program, strategi dan visi misi kepemimpinan NU kedepan untuk mengerakkan roda organisasi bukan sibuk membuat provokasi,” pungkas Gus Fahrur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here