Hati-Hati, Meremehkan Shalat Sebabkan Kefakiran

165
Jangan sampai terlalu asyik bekerja lalu meninggalkan shalat.

Muslim Obsession – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, mengatakan bahwa salah satu sebab kefakiran ialah meninggalkan atau menggampangkan shalat.

“Di antara sebab menjadi fakir adalah ngentengin shalat. Ngentengin shalat, apalagi sampai meninggalkan shalat,” ujar Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya.

BACA JUGA:

Shalat Lima Waktu dalam Al-Quran

Jangan Tinggalkan Shalat Sunnah Rawatib

Saat Tak Khusyuk dalam Shalat, Meludahlah ke Kiri

Lantas bagaimana dengan orang yang menggampangkan shalat namun rezekinya lancar?

“Dia fakir, sesungguhnya. Karena di akhirat dia tidak mendapatkan apa-apa,” tegas Buya.

Meremehkan shalat juga termasuk kemungkaran yang besar dan termasuk sifat orang-orang munafik, Allah Swt. telah berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 142 yang artinya:

“Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.”

Setiap Muslim dan Muslimah wajib memelihara shalat lima waktu, melaksanakannya dengan thuma’ninah, konsentrasi dan khusyuk, serta menghadirkan hati. Karena Allah telah berfirman dalam surat Al-Mukminun ayat 1-2: “Sesungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here