Harus Dicegah, LGBT Bisa Memicu Global Effect

57
Aksi tolak LGBT oleh komunitas pemuda dan ormas se-Depok dilakukan dengan longmarch dari Lampu Merah Ramanda menuju Kantor Wali Kota Depok, Jumat (31/1/2020) siang.

Bekasi, Muslim Obsession – Kecaman terhadap Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang memberikan dukungan kepada komunitas LGBT dengan mengibarkan bendera pelangi menuai protes dari berbagai tokoh lintas agama dan lintas generasi.

Senada yang disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas, Miftakhudin Tauhidy Ketua Gerakan Masyarakat Sadar Konstitusi (GEMA SAKTI) mengecam tindakan Kedubes Inggris.

Menurutnya, pihak Kedubes Inggris seharusnya menghormati pemerintah dan bangsa Indonesia yang memegang tinggi nilai-nilai keagamaan, karena tidak ada satupun agama yang menghalalkan tindakan menyimpang LGBT.

BACA JUGA: Muhammadiyah Kecam Kedutaan Inggris yang Kibarkan Bendera LGBT

“Tindakan menyimpang LGBT sangat bertentangan dengan ideologi dasar negara, yaitu Pancasila dan landasan konstitusi Negara yaitu UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang diturunkan melalui UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan,” ujar Dai Parmusi Kota Bekasi ini dalam keterangan tertulis, Ahad (22/5/2022).

Miftah menegaskan bahwa LGBT mesti segera dicegah, mengingat budaya menyimpang LGBT bisa menimbulkan global effect yaitu penyebaran penyakit yang begitu cepat mendunia, di antaranya adalah HIV/AIDS yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya.

Kasus HIV/AIDS atau Human Immundefiency Virus/Acquired Immundefiency Syndrome pertama kali ditemukan sekitar 1980-an di kota-kota besar di Amerika Serikat pada komunitas Homoseksual. Dengan kecepatan penularan 1 menit kepada 5 orang melesat dan menyebar dari pantai barat ke timur Amerika dan akhirnya ke seluruh dunia.

BACA JUGA: Fatwa Haram MUI untuk LGBT, Berikut ini Penjelasan Hukumnya

“Di Indonesia pertama kali kasus HIV/AIDS ditemukan pada tahun 1987 pada seorang pasien warga negara Belanda yang meninggal dunia di Rumah Sakit Sanglah Bali, kematian pria berusia 44 tahun itu diakui Menkes disebabkan HIV/AIDS,” ungkapnya.

Melihat begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh penyimpangan LGBT, Miftah mendesak pemerintah untuk segera turun tangan menetapkan pelarangan yang tegas atas segala bentuk propaganda dan dukungan terhadap legalisasi LGBT di Indonesia.

Miftah juga mengapresiasi masyarakat dan pihak-pihak yang melakukan pendampingan terhadap komunitas LGBT dan tidak mengucilkan mereka agar kembali kehidupan yang normal. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here