Gus Baha: Jangan Terlalu Sering Berdoa, Tapi Perbanyaklah Memuji Allah

157

Jakarta, Muslim Obsession – Berdoa dalam Islam tentu baik karena itu juga diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Namun terlalu sering atau terlalu banyak berdoa juga dianggap tidak baik. Hal itu disampaikan oleh K.H. Ahmad Bahauddin atau lebih dikenal dengan Gus Baha.

Dalam sebuah ceramahnya, ia pernah mengatakan dirinya tidak senang bila terlalu banyak berdoa. Karena terlalu banyak berdoa justru tidak akan memperoleh kebaikan, sebaliknya bisa menjadikan seseorang kufur

Melalui kanal YouYube @Berkah Nyantri Gus Baha menjelaskan bahwa lebih baik memperbanyak pujian kepada Allah dengan bersyukur, daripada banyak berdoa meminta ini itu kepada Allah. Memuji keagungan dan keesan Allah lebih utama.

“Jangan terlalu sering banyak berdoa, iman kalian saja yang dijaga, doa itu kadang-kadang saja. Kita dapat rahmatnya Allah sebelum mengenal apa itu doa,” ucap Gus Baha.

Misalnya Gus Baha menyebut, manusia sudah mendapat nikmat Allah jauh sebelum mengenal doa, yakni ketika masih dalam kandungan, kemudian lahir seorang bayi dan anak-anak. Pada saat-saat itu, manusia belum bisa mengenal Allah secara sempurna, tapi tetap mendapat rahmat dan nikmat Allah.

“Karena terlalu banyak berdoa bisa berakibat celaka. Terkadang manusia imannya lemah dan hatinya tidak siap menerima ketentuan Allah. Akibatnya jika doa tersebut tidak terkabul, orang ini akan kecewa, ini yang bahaya,” ungkap Gus Baha.

Sehingga lanjutnya, sebaiknya seorang muslim ketika kita berdoa tidak mengharap doa tersebut terkabul.

“Sudah kita pasrahkan saja seutuhnya kepada Allah, tanpa harus menuntut,” kata Gus Baha.

Menurutnya lagi, terlalu banyak berdoa bisa menyebabkan kufur, yakni kufur nikmat.

Nah jika hal ini terjadi, Gus Baha mengungkapkan, tidak akan pernah ada manusia yang merasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah.

Padahal Allah Subhanahu wa ta’ala telah memberi nikmat kebahagiaan bagi setiap hambanya.

Meskipun pada faktanya kadar nikmat tersebut berbeda-beda, sebagaimana sesuai yang Allah tetapkan.

Maka dari itu, kita harus mencontoh anak kecil. Dimana ketika anak kecil itu bermain kelereng, mereka sudah senang pokoknya.

“Anak kecil bermain apa saja senang padahal waktu itu mereka belum kenal Allah, juga belum berdoa,” terang Gus Baha.

Tambah Gus Baha, sama seperti ketika ada seseorang yang mulai beranjak dewasa. Ketika memasuki usia dewasa tersebut, dengan sendirinya keinginan manusia mulai bertambah.

“Kemudian mereka ingin keinginan itu terkabul dengan cara berdoa. Karena inilah terlalu banyak berdoa menjadikan kufur nikmat. Dimana banyak manusia selalu merasa kurang dan tidak bersyukur atas apa yang Allah berikan,” ujar Gus Baha.

Demikian penjelasan terkait alasan mengapa Gus Baha menganjurkan untuk kita terlalu sering banyak berdoa (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here