Doa yang Diajarkan Nabi Agar Ilmu Bermanfaat, Dibaca dalam Hitungan Ganjil

152
30 ibu-ibu Sanggar Cinta Al-Quran mengikuti Pelatihan Calon Guru Mengaji di Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, Ahad (19/12/2021). (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – KH Mustofa Bisri (Gus Mus) menjelaskan sebuah hadits Nabi Muhammad dari Abu Hurairah yang berisi sebuah amalan doa agar ilmu yang dimiliki bisa bermanfaat. Doa dari hadits ini menurut Gus Mus sangat penting untuk dibaca dan diamalkan.

Doa tersebut ada dalam kajian Kitab Jawahirul Bukhari, dalam kitab tersebut kata Gus Mus baiknya dibaca dengan hitungan ganjil

“Setiap habis shalat dibaca (dalam hitungan) ganjil. Satu kali, tiga kali, tujuh kali, sebelas kali,” katanya dalam kajian kitab di kanal kanal Youtube Gus Mus Channel, Rabu (7/9/2022).

Gus Mus kembali mengatakan bahwa sebaik-baik ilmu adalah yang bermanfaat. Baik ilmu yang didapat dalam jumlah banyak ataupun sedikit. Ia mengingatkan bahwa ilmu Allah Swt itu banyak sekali. Sebanyak apapun ilmu yang dimiliki oleh seseorang, itu hanyalah sedikit sekali di hadapan Allah swt.

“Kita itu hanya memiliki ilmu sedikit. Meskipun (memiliki titel) Profesor Doktor. Tumpuk-tumpuk, mesti ada ilmu yang belum diketahui,” ungkapnya.

Gus Mus menyebut bahwa seseorang yang bertambah ilmunya harus bisa merasa semakin bodoh. Kalau ada orang merasa pintar, maka menurutnya hanya sebatas itu saja ilmunya.

“Selama kamu masih mencari ilmu, selama itu kamu pandai. Begitu kamu merasa pandai, mulailah kamu bodoh,” katanya mengutip sebuah hadits Rasulullah saw.

Oleh karenanya agar kita bisa tergerak untuk terus mencari ilmu, maka dalam doa ini terdapat kata ‘zidni’ yang berarti tambahkanlah. Dengan doa ini maka diharapkan Allah menggerakkan kita untuk terus belajar.

“Doa itu sebenarnya adalah takdir bagi orang yang diberikan kemauan untuk berdoa,” ungkap Mustasyar PBNU ini.

Berikut doa agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat:

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ

“Allahumman faniy bimaa alamtaniy wa alimniy maa yanfauniy wa zidniy ilman alhamdulilahillahi alaa kulli haalin wa audzu billahi min haali ahlin naari.”

Artinya: Ya Allah, berilah manfaat terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Ajarkan kepadaku sesuatu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah kepadaku ilmu. Segala puji hanya milik Allah pada setiap kondisi (bahagia atau pun susah) dan aku berlindung kepada Allah dari perbuatan penduduk neraka. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here