Didakwa Membunuh Brigadir J, Bharada E: Saya Tak Bisa Tolak Perintah Atasan

86
Bharada E saat tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). (Foto: Edwin B/ Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Menyadari perbuatannya salah, Bharada E menyampaikan permohonan maaf dan membacakan pernyataannya di secarik kertas. Ia menitikkan air mata saat membacakan pernyataannya tersebut.

Dalam pernyataannya itu, Eliezer menyampaikan belasungkawa terhadap Brigadir Yosua. Dia pun berdoa almarhum Yosua diterima di sisi Tuhan.

“Mohon izin sekali lagi saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya, untuk kejadian yang menimpa Bang Yos. Saya berdoa semoga almarhum bang Yos (Yosua) diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus,” kata Bharada E seusai sidang di PN Jaksel, Selasa (18/10/2022).

Bharada juga menyesali perbuatannya menembak Yosua. Dia mengatakan tidak bisa menolak perintah atasannya, Ferdy Sambo. Dia berharap keluarga Yosua dapat menerima permintaan maafnya.

“Untuk keluarga almarhum Bang Yos, bapak, ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf. Semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan dan penghiburan buat keluarga Bang Yos,” kata Bharada E.

Berikut ini pernyataan lengkap Eliezer yang ditulis di kertas putih dan dibacakan usai sidang dakwaan:

Mohon izin, sekali lagi, saya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk kejadian yang menimpa Bang Yos, saya berdoa semoga almarhum Bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus dan untuk keluarga almarhum Bang Yos, bapak, ibu, Reza serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf.

Semoga permohonan maaf saya ini, dapat diterima oleh pihak keluarga, Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan dan penghiburan buat keluarga Bang Yos.

Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya hanya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal, terima kasih.

Minggu, 16 Oktober, Rutan Bareskrim

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here