Dibersihkan Selagi di Dunia

593

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Selalulah berbaik sangka pada takdir dan iradat Allah SWT. Sabar menerima ketentuan dan iradat Allah, ikhlas menjalani Taqdir-Nya.

Terkadang yang kita suka, belum tentu itu baik dan menyelamatkan. Terkadang pula yang kita anggap tidak baik, justru itulah yang menyelamatkan kita.

Bersabar dan ridha lah jika menerima cobaan, karena Allah sedang membersihkan sebelum berangkat ke akhirat. Sungguh Allah itu Maha Tahu apa yang terbaik bagi diri kita.

BACA JUGA: Allah Ta’ala Memberi Lebih kepada Perempuan

TRUE STORIES:

1. Rasulullah ﷺ bersabda menggambarkan bahwa Allah SWT akan melakukan pembersihan dosa bagi Hamba yang disayangi-Nya:

عَنْ أَنَسٍ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah menyegerakan hukumannya di dunia. Dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada seseorang, maka Allah menunda hukuman dosanya hingga dia akan menerima hukumannya kelak di Hari Kiamat,” (Hadis Sahih Riwayat Al-Imam At Tirmidzi).

BACA JUGA: Orang yang Tak Peduli Adzan Lebih Nakal dari Setan

2. Untuk menggambarkan sikap Muslim yang tangguh, Rasulullah ﷺ bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. (رواه مسلم)

“Sungguh menakjubkan sekali, sikap pribadi orang Mukmin, selalu bersikap baik. Dan hal ini tidak akan ada kecuali pada orang yang beriman, yaitu; jika ia ditimpa hal hal yang menyenangkan, ia BERSYUKUR dan inilah yang terbaik baginya. Dan jika ia ditimpa sesuatu yang menyakitkan, ia BERSABAR, dan hal ini adalah yang terbaik baginya,” (Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Muslim, no. 2999).

POINTERS:

  1. Jauhi mengeluh. Jangan pernah menggerutu. Seolah menyalahkan Allah, iradat Allah.

2. Mengeluh tidak menyelesaikan masalah, justru menambah ruwet masalah, dan menggerus imunitas diri, menjadi stres dan drop semua.

3. Usahakan hati ikhlas, sabar dalam ikhtiar yang maksimal.

BACA JUGA: Berita Gembira untuk Orang yang Penuh Harap

SOLUSI:

1. Perbanyak Istighfar, Qiyaamullail, dan Tahajjud.

2. Perbanyak membaca “Ayat Paket Hemat” ini:

– Al-Fatihah

– Ayat Kursi

– 4 ayat akhir Surah Al-Hasyr

– Surah Al-Kaafiruun

– Surah Al-Ikhlas

– Surah Al-Falaq

– Surah An-Naas.

BACA JUGA: Tingkatkan Lagi Ibadah di Zaman Ruwaibidhah

3. Setelah membaca “Ayat Paket Hemat” di atas, lanjutkan membaca doa ini:

١- رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد صلى الله عليه وسلم نبياً (ثلاث مرات)

Radhiitu billaahi Rabban, wa bil islaami diinan, wa bi Muhammadin Shollallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyyan (dibaca 3 kali)

“Sungguh aku ridha Allah adalah Tuhanku, dan Islam agamaku, dan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah nabiku”.

٢- أسْتَغْفِرُ اللهَ وَأتُوبُ إلَيْهِ (مئة مرة)

Astaghfirullaah wa atuubu ilaih (dibaca 100 kali)

“Sungguh, aku mohon ampun pada Allah, dan aku bertaubat pada Nya”.

BACA JUGA: Bunda Maria Al-Qibtiyyah Berduka di Hari Kusuf

٣- بسـم الله الـذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم (ثلاث مرات)

Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’a ismihii syaiun fil ardhi wa laa fis samaai, wa huwas samii’ul ‘aliim (dibaca 3 kali)

“Dengan Nama Allah, yang jika disebut, maka tidak akan ada apapun di Bumi dan juga yang ada di Langit yang bisa membahayakan lagi. Sungguh, Allah itu Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi, merahmati dan menjauhkan kita dari semua musibah dan cobaan. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here