Delapan Adab Pulang Haji yang Harus Anda Tahu!

918

Keenam, mendoakan jamaah haji yang baru pulang. Keluarga dan masyarakat yang menyambut kedatangan jamaah haji dianjurkan mendoakan penerimaan amal dan ampunan dosa untuk jamaah haji tersebut. Lafal yang dianjurkan adalah sebagai berikut:

قَبَّلَ اللهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ

Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.

Artinya, “Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.”

Sedangkan lafal doa lain yang juga baik untuk mendoakan jamaah haji adalah doa riwayat Imam Al-Baihaqi dari Sahabat Abu Hurairah ra sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الحَاجُّ

Allâhummaghfir lil hâjj, wa li man istaghfara lahul hâjj.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa jamaah haji ini dan dosa orang yang dimintakan ampun oleh jamaah haji ini.”

Ketujuh, mengucapkan permohonan tobat. Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Idhah fi Manasikil Hajji wal Umrah menganjurkan jamaah haji untuk membaca doa yang dilafalkan Rasulullah Saw sebelum memasuki rumahnya dan menemui keluarganya.

تَوْبًا تَوْبًا، لِرَبِّنَا أَوْبًا، لَا يُغَادِرُ حُوْبًا

Tauban, tauban, li rabbinâ awban, lâ yughâdiru hûban.

Artinya, “Kami sungguh memohon pertobatan. Kepada Tuhan kami, kami kembali, tobat yang tidak menyisakan dosa.”

Kedelapan, berusaha menjadi lebih baik dari sebelum haji. Jamaah haji dianjurkan untuk meningkatkan kuantitas jika memungkinkan, tetapi terutama kualitas hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan hablum minan nas (hubungan dengan manusia). Jamaah haji perlu terus meningkatkan pengetahuan agama yang berkaitan dengan ibadah, muamalah, dan seterusnya, karena tidak ibadah haji tidak menyulap jamaah haji menjadi ahli agama secara kun fayakun.

Jamaah haji juga dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah hariannya, serta mengasah kepedulian sosial, dan mempertajam sikap kemanusiaan.

ينبغي أن يكون بعد رجوعه خيرا مما كان فهذا من علامات قبول الحج وأن يكون خيره مستمرا في ازدياد

Artinya, “Seharusnya, jamaah haji berperilaku lebih baik dari sebelumnya karena peningkatan menjadi lebih baik merupakan tanda penerimaan (maqbul) ibadah haji dan kebaikannya terus menerus mengalami peningkatan,” (Imam An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasikil Hajj pada Hasyiyah Ibni Hajar,[Beirut, Darul Fikr: tanpa catatan tahun], halaman 247).

Demikian delapan adab kepulangan haji yang dianjurkan untuk dapat diamalkan oleh jamaah haji dan keluarga-masyarakat yang menyambut kepulangannya. Wallahu a‘lam.

 

1
2
3
BAGIKAN

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here