Dalam Sehari, Anies Baswedan Diteriaki Ribuan Orang. Ada Apa?

248
Anies Baswedan saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Mukernas II Parmusi di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jumat (27/5/2022). (Foto: Edwin B/Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Istora Senayan Jakarta, Ahad (29/5/2022), menambah kemeriahan puncak perayaan Milad ke-20 Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Teriakan ‘Presiden’ dari kader PKS untuk Anies terus menggema sejak kedatangannya di Istora Senayan. Anies sudah menjadi ‘bintang’ saat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut langsung kehadiran Anies. “Selamat datang Pak Anies Baswedan,” kata saat salah seorang petinggi PKS itu.

“(Anies) presiden, presiden,” sorak ribuan kader PKS ketika nama Anies dipanggil. Mendengar Namanya terus disebut, Anies yang duduk di kursi VIP merespons dengan melambaikan tangannya.

Respons dukungan terhadapnya tak berhenti, bahkan makin ramai saat Anies naik ke atas panggung untuk menyampaikan pidatonya.

BACA JUGA: Anies Ganti Istilah HUT DKI dengan ‘Hajatan’

Di akhir pidatonya, Anies menutup dengan pantun yang menyatakan mengindikasikan dirinya dapat dipinang kembali oleh PKS setelah masanya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai.

“Sepeda Habib Salim melaju kencang di jalan, Habib Aboe Bakar dan Bang Syaikhu mengikuti naik kendaraan. Bersama PKS kemarin penuh dengan kenangan, kembali bersama PKS esok penuh dengan harapan,” kata Anies disambut tepuk tangan dan teriakan ribuan kader PKS.

Sebelumnya, Anies mengucapkan terima kasih kepada PKS yang telah mengusungnya di Pilkada DKI Jakarta yang lalu.

Ia juga kepada Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta yang telah mengawal pemerintahannya bersama dengan PAN dan PKB.

Pada kesempatan itu Anies berharap, di usianya ke-20, PKS dapat menunaikan dan menghadirkan keadilan yang menjadi nama tengah dari partai tersebut.

Menurutnya, oleh founding fathers pada 100 tahun silam bahwa Indonesia yang beragam harus bersatu dengan kesamaan tujuan, yakni hadirnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA: Gelar Mukernas II, Parmusi Berikan Penghargaan kepada Dai-Dai Berprestasi

Dalam Bhinekka Tunggal Ika, jelasnya, yang menarik bukanlah spirit bhinnekanya tapi yang hebat adalah tunggal ika-nya. Sebab menurutnya, banyak negeri yang lebih beragam tapi tidak bisa bersatu.

“Keragaman adalah karunia Tuhan dan persatuan adalah sesuatu yang harus diikhtiarkan. Kita sudah berhasil melakukan ikhtiar persatuan tinggal kita jaga. Caranya dengan menghadirkan keadilan dan menjauhkan ketimpangan dan kesetaraan,” ungkapnya.

Bersama Anies, hadir pula sejumlah tokoh elite politik hingga jajaran pemerintah dalam acara tersebut. Di antaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi.

Hadir juga Wakil Ketua DPR yang juga elite NasDem Rachmat Gobel, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno.

Sementara dari jajaran pemerintah tampak hadir Ketua KPU Hasyim Asyari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Ketua DKPP Muhammad, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

BACA JUGA: Anies Baswedan: Saya Hidup dalam Suasana Parmusi

Belakangan nama Anies memang sering disebut sebagai calon kuat dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Di hari yang sama, Ahad (29/5/2022) pagi, teriakan “Anies for President” juga bergemuruh di Hotel Mercure Jakarta Batavia.

Anies tiba di lokasi kegiatan pada pukul 07.40 WIB untuk sarapan bersama para Pengurus Pusat (PP), Pengurus Wilayah (PW), para Dai dan DAIYAT Parmusi yang datang sebagai peserta Mukernas II Parmusi.

Usai sarapan, Anies memberikan pidatonya dalam Pembukaan Mukernas II Parmusi tersebut. Dalam pidatonya, Anies menyebut jika Parmusi merupakan keluarga, dimana Ormas Islam ini tak asing bagi keluarganya sejak kakek hingga ayahnya.

“Parmusi ini bukan suasana yang asing. Saya ini hidup di suasana yang selalu menceritakan Parmusi ketika di Yogya dulu,” ungkap Anies dalam sambutannya yang langsung disambut tepuk tangan peserta Mukernas.

Cukup lama Anies mengikuti rangkaian kegiatan Pembukaan Mukernas II Parmusi. Ia baru beranjak meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.30 WIB.

Hari itu, sejak pagi hingga malam, Anies diteriaki ribuan massa yang menginginkannya jadi Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Nama Anies kerap masuk dalam tiga besar tokoh dengan elektabilitas tinggi terkait calon presiden (capres) 2024 di berbagai survei. Kendati demikian Anies belum mendapatkan tiket di pilpres 2024 dari partai politik atau menjadi kader parpol.

Sejauh ini, sudah ada Nasdem dan PPP yang mengaku sudah ada suara dari akar rumput untuk mendukung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Joko Widodo itu untuk maju sebagai capres 2024. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here