Catat! 16 Makanan dan Minuman Ini Bisa Redakan Nyeri Saat Haid

190

Muslim Obsession – Banyak wanita mengalami gejala tidak nyaman saat haid atau menstruasi. Beberapa di antaranya merasakan keluhan seperti kram perut, sakit kepala, mual, kelelahan, kembung, perubahan suasana hati, dan diare.

Kabar baiknya, meskipun hal tersebut kemungkinan terjadi akibat perubahan hormon, namun Anda bisa mengurangi atau meredakan keluhan itu dengan sejumlah makanan dan minuman berikut ini.

Dikutip dari Healthline, berikut 16 makanan dan minuman yang dapat mengurangi nyeri haid:

1. Air putih

Minum banyak air selalu penting, dan terutama dilakukan selama masa haid Anda. Tetap terhidrasi dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena sakit kepala. Minum banyak air juga bisa menghentikan Anda menahan air dan kembung.

2. Buah

Buah-buahan yang kaya air, seperti semangka dan mentimun, sangat bagus untuk tetap terhidrasi. Buah-buahan manis dapat membantu Anda mengekang mengidam gula tanpa makan banyak gula rafinasi, yang dapat menyebabkan kadar glukosa Anda melonjak.

3. Sayuran berdaun hijau

Adalah umum untuk mengalami penurunan kadar zat besi selama menstruasi, terutama jika aliran menstruasi Anda deras. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, nyeri tubuh, dan pusing.

Sayuran berdaun hijau seperti kangkung dan bayam dapat meningkatkan kadar zat besi Anda. Bayam juga kaya akan magnesium.

4. Jahe

Secangkir teh jahe hangat dapat memperbaiki gejala menstruasi tertentu. Jahe memiliki efek anti-inflamasi, yang dapat menenangkan otot yang pegal.

Jahe juga dapat mengurangi rasa mual. Beberapa penelitian mengkonfirmasi hal ini, tetapi sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa jahe efektif mengurangi mual dan muntah selama trimester pertama kehamilan. Karena aman dan relatif murah, patut dicoba.

Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi jahe: Mengkonsumsi lebih dari 4 gram dalam satu hari dapat menyebabkan mulas dan sakit perut.

5. Ayam

Ayam adalah makanan kaya zat besi dan protein lain yang dapat Anda tambahkan ke dalam diet Anda. Makan protein sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, dan itu dapat membantu Anda tetap kenyang.

6. Ikan

Kaya akan zat besi, protein, dan asam lemak omega-3, ikan adalah tambahan yang bergizi untuk diet Anda. Mengonsumsi zat besi akan melawan penurunan kadar zat besi yang mungkin Anda alami saat menstruasi.

Omega-3 dapat mengurangi intensitas nyeri haid. Menurut sebuah studi tahun 2012, subyek yang mengonsumsi suplemen omega-3 menemukan bahwa nyeri haid mereka sangat berkurang sehingga mereka dapat mengurangi jumlah ibuprofen yang mereka konsumsi.

Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa omega-3 juga dapat mengurangi depresi. Bagi mereka yang mengalami perubahan suasana hati dan depresi di sekitar menstruasi, omega-3 dapat membantu.

7. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai bumbu anti-inflamasi, dan kurkumin adalah bahan aktif utamanya. Sebuah studi tahun 2015 melihat efek kurkumin pada gejala PMS dan menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kurkumin memiliki gejala yang kurang parah.

8. Cokelat hitam

Camilan lezat dan bermanfaat, cokelat hitam kaya akan zat besi dan magnesium. Sebatang 100 gram cokelat hitam 70 hingga 85 persen mengandung 67 persen asupan harian yang direkomendasikan (RDI) untuk zat besi dan 58 persen RDI untuk magnesium.

Sebuah studi 2010 menemukan bahwa magnesium mengurangi keparahan gejala PMS. Menurut sebuah studi tahun 2015, orang dengan kekurangan magnesium lebih cenderung memiliki gejala PMS yang parah.

9. Kacang

Kebanyakan kacang kaya akan asam lemak omega-3, dan merupakan sumber protein yang baik. Kacang juga mengandung magnesium dan berbagai vitamin.

10. Minyak biji rami

Setiap 15 mililiter minyak biji rami mengandung 7.195 miligram asam lemak omega-3. Untuk perspektif, Office of Dietary Supplements mengatakan Anda hanya membutuhkan sekitar 1.100 hingga 1.600 miligram omega-3 per hari.

Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa mengonsumsi minyak biji rami meredakan sembelit, gejala umum menstruasi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan bagaimana minyak biji rami dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

11. Quinoa

Quinoa kaya akan nutrisi seperti zat besi, protein, dan magnesium. Ini juga bebas gluten, jadi ini adalah makanan yang bagus untuk mereka yang menderita penyakit celiac. Plus, ia memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti Anda cenderung merasa kenyang dan memiliki energi untuk waktu yang lama setelah memakannya.

12. Lentil dan kacang-kacangan

Lentil dan kacang-kacangan kaya akan protein, jadi mereka adalah pengganti daging yang baik untuk vegan dan vegetarian. Mereka juga kaya akan zat besi, yang menjadikannya tambahan yang bagus untuk diet Anda jika kadar zat besi Anda rendah.

13. Yoghurt

Banyak orang mengalami infeksi jamur selama atau setelah menstruasi. Jika Anda cenderung terkena infeksi jamur, makanan kaya probiotik seperti yogurt dapat menyehatkan bakteri “baik” di vagina Anda dan dapat membantu Anda melawan infeksi. Yogurt juga kaya akan magnesium dan essential lainnya seperti kalsium.

14. Tahu

Sumber protein yang populer untuk vegetarian dan vegan, tahu terbuat dari kedelai. Ini kaya akan zat besi, magnesium, dan kalsium.

15. Teh peppermint

Sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa teh peppermint dapat menenangkan gejala PMS. Secara khusus, dapat meredakan kram menstruasi, mual, dan diare.

16. Kombucha

Yogurt bukan satu-satunya makanan kaya probiotik dengan manfaat melawan ragi. Jika Anda menghindari produk susu, teh kombucha adalah makanan fermentasi hebat yang tersedia lebih luas daripada sebelumnya. Cobalah untuk menghindari minuman kombucha yang mengandung terlalu banyak gula. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here