Bunuh Anak Palestina, Israel Terancam Kena Blacklist PBB

73
Seorang anak Gaza terluka akibat serangan tentara zionis Israel. (Foto: istimewa)

Muslim Obsession – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa PBB harus memasukkan Israel ke daftar hitam jika kekerasannya terhadap anak-anak Palestina terulang tahun ini.

Dalam laporan tahunan Children in Armed Conflict, PBB mencatat bahwa pasukan Israel membunuh 78 anak Palestina, melukai 982, dan menahan 637 sepanjang tahun 2021.

Guterres mengatakan dia terkejut dengan jumlah anak-anak yang tercatat terbunuh atau cacat oleh pasukan Israel selama permusuhan, dalam serangan udara di daerah padat penduduk, dan melalui peluru tajam selama operasi penegakan hukum.

Menurut Sekretaris Jenderal PBB, jika situasi memilukan ini terulang pada 2022, Israel harus masuk daftar hitam.

Sementara itu, Defense for Children International’s Palestine chapter (DCI-P) yang berbasis di Jenewa mencatat bahwa sepanjang tahun ini, 15 anak Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel.

Laporan tahunan yang mencatat pelanggaran berat terhadap anak di daerah konflik di seluruh dunia sering menimbulkan kontroversi mengenai pihak-pihak yang masuk dalam “daftar hitam” di akhir setiap laporan.

Daftar itu sendiri dibuat untuk menekan negara-negara dan kelompok-kelompok bersenjata di seluruh dunia atas pelanggaran terhadap anak-anak yang diverifikasi oleh PBB.

Namun sayang, Israel yang kerap dilaporkan melakukan pelanggaran terhadap anak-anak Palestina tidak pernah masuk dalam daftar ini.

Menurut laporan tahun ini, PBB mencatat bahwa setidaknya 2.934 pelanggaran berat telah terjadi terhadap 1.208 anak-anak Palestina dan sembilan anak-anak Israel di wilayah Palestina yang diduduki dan Israel.

Dari rincian laporan tersebut, 17 anak yang dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, ditembak mati menggunakan peluru tajam selama demonstrasi.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here