Berbagi Pengalaman, Adang Wijaya Terbitkan Buku Masjid Insight

160

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Majelis Syariah DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Bogor, Adang Wijaya, menerbitkan buku baru berjudul Masjid Insight. Buku yang diterbitkan oleh Expose ini resmi dirilis pada 22 November 2021.

Lewat buku ini, Adang memaparkan pengalamannya selama memimpin Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, Bogor. Buku ini juga kaya informasi karena berisi wawasan mengenai banyak hal tentang masjid, terutama yang berkaitan dengan manajemen.

Penulis yang juga merupakan pemilik dan CEO Green Nitrogen dan Insight Strategic Competence ini adalah seorang yang cukup lama bergelut dengan dunia masjid.

Melalui buku ini dia ingin menyampaikan kepada khalayak bahwa manajemen masjid yang baik sangat berpengaruh terhadap peran masjid dalam memakmurkan umat di sekitarnya.

“Melalui buku ini, saya ingin berbagi wawasan mengenai optimalisasi peran masjid agar lebih dirasakan kehadirannya oleh umat. Optimalisasi peran masjid dapat meningkatkan kualitas peradaban. Selain itu, buku ini diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk pengelola masjid dalam upaya menyejahterakan para pegiat dan pemakmur masjid,” ujar Adang.

Pegiat masjid sejak kecil

Adang merupakan pegiat masjid sejak kecil hingga kini. Dia banyak menemukan hal-hal unik dan menarik selama keterlibatannya dengan rumah Allah itu. Lahirnya buku ini berasal dari keinginan Adang menghadirkan buku mengenai masjid, terutama manajemen masjid, yang ditulis oleh praktisinya langsung.

“Saya menulis buku ini karena saya belum menemukan buku tentang bagaimana mengelola masjid yang ditulis oleh praktisi atau pengelola masjid itu sendiri. Buku tentang masjid yang sudah diterbitkan sebagian besar ditulis oleh para pengamat atau akademisi,” tambah Adang.

Adang berharap buku ini bisa bermanfaat bagi para pegiat dan pengurus masjid di manapun berada.

Di dalam buku ini ada satu bab khusus yang membahas mengenai kiprah beberapa masjid di Indonesia dan satu bab khusus membahas tokoh yang aktif di dunia kemasjidan. Dua bab itu cocok dibaca oleh para pegiat dan pengurus masjid.

Secara keseluruhan, membaca buku ini akan mengingatkan kita untuk tidak sekedar menjadikan masjid sebagai tempat ibadah sholat saja, tapi juga melakukan ibadah sosial yang bisa memberdayakan lingkungan di sekitar masjid itu berada. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here