Banyak Terima Saran Tak Nyapres, Muhaimin: Saya Tidak Mundur

50
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dpr ri)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengakui banyak pihak yang menyarankan untuk tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Pernyataan tersebut dia sampaikan saat membuka acara Grand Final Gus Muhaimin Festival Al-Banjari se-Jawa Timur yang digelar di Kantor DPW PKB Jatim, Surabaya, Sabtu (3/12).

“Banyak yang datang kepada saya, Gus Muhaimin mundur aja enggak usah nyapres, akan banyak sekali tantangan dan peluang yang akan sulit,” kata Cak Imin.

Menanggapi hal itu, Cak Imin mengaku dirinya tidak akan mundur. Karena baginya, maju pada Pilpres 2024 merupakan jihad untuk menata Indonesia menjadi lebih baik. Hal itu sebagaimana perintah Muktamar PKB.

“Banyak yang bisikkan ke saya, awas serangan menjadi lebih kenceng lagi semakin hari semakin ke depan. Ini perintah Muktamar, sehingga kalau saya mundur, maka saya harus melaksanakan Muktamar untuk mengubah kewajiban,” ujarnya.

Cak Imin juga menyebut banyak pihak yang iri kepada PKB. Ia mengklaim, partainya itu tidak mempunyai infrastruktur yang baik, tetapi dapat terus berkembang dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Sebagai kekuatan politik, PKB saya lihat sebetulnya itu gasnya masih setengah. Ibarat gas mobil, kita gasnya baru 50 nih. Kalau digas lagi bisa 100. Ini saja sudah banyak yang cemburu. Ya, sudah enggak usah digas kenceng-kenceng,” ujarnya.

Koalisi Partai Gerindra dan PKB dalam menghadapi Pilpres 2024 masih buntu. Kedua partai ngotot menyodorkan ketua umumnya masing-masing sebagai capres.

Cak Imin mengatakan partainya dan Gerindra belum bersepakat soal capres yang bakal diusung bersama. (Al)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here