Apa Itu Haji Mabrur, dan 7 Janji Allah untuk Jamaah Haji yang Mabrur

91
Ilustrasi: Jamaah haji perempuan.

Jakarta, Muslim Obsession – Menunaikan ibadah haji adalah rukun islam ke-5 bagi umat muslim yang mampu menjalankannya. Setiap jamaah haji yang berangkat memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci, tentu mengharapkan dapat meraih haji mabrur.

Apa itu haji mabrur? Simak ulasannya berikut ini.

Mengutip dari laman resmi Dirjen Haji dan Umrah Kementerian Agama, haji mabrur menurut bahasa, berarti haji yang baik atau yang diterima oleh Allah SWT. Sementara menurut istilah, haji mabrur adalah haji yang mendorong pelakunya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Sedangkan menurut syar’i, haji mabrur adalah haji yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya, dengan memperhatikan berbagai syarat, rukun, wajib dan adabnya.

Jika ibadah haji dilaksanakan penuh dengan ke ikhlasan tidak ada kepentingan lain, selain hanya untuk Allah, maka Allah menjanjikan keutamaan bagi mereka yang ibadah hajinya diterima Allah.

1. Disucikan dari dosa.

Pelaku haji yang taat secara totalitas akan disucikan dari segala noda. Dalam Hadist riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

من حج فلم يرفث ولم يفسق رجع كما ولدته أمه

Artinya, “Siapapun yang berhaji dan tidak melakukan berkata kotor dan berlaku fasik, maka akan kembali suci sebagaimana saat ia dilahirkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua, mendapat surga

Pada Riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما، والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

Artinya, “Satu umrah menuju umrah selanjutnya dapat menghapus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur hanya akan diganjar dengan surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Amalan terbaik setelah jihad

Haji mabrur sebagai amal terbaik setelah jihad. Abu Hurairah meriwayatkan ihwal baginda Nabi yang pernah ditanya oleh seorang sahabat tentang amal terbaik.

Nabi menjawab, amal terbaik adalah beriman kepada Allah dan Rasulullah, lalu disusuli oleh jihad di sabilillah, dan di bawahnya Nabi menyebut haji mabrur. (HR. Bukhari)

4. Menghapus kefakiran

Haji dan umrah menghapus kefakiran dan dosa. Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah bersabda;

تابعوا بين الحج والعمرة؛ فإنهما ينفيان الفقر والذنوب كما ينفي الكير خبث الحديد والذهب والفضة وليس للحج المبرور ثواب إلا الجنة

Artinya, “Lakukanlah haji dan umrah secara berturut (entah haji dulu lalu umrah, atau sebaliknya), karena keduanya dapat menghapus kefakiran dan dosa sebagaimana ubub membersihkan besi, emas dan perak, dan haji mabrur hanya akan diganjar dengan surga.” (HR. At-Tirmidzi)

5. Jihad paling elegan.

Haji sebagai jihad paling elegan. Suatu ketika, Sayyidah Aisyah pernah mengadu kepada Rasulullah ihwal jihad yang dikukuhkan sebagai amal terbaik umat, tetapi hanya bisa dilakukan laki-laki, tidak oleh kalangan perempuan. Lalu, Aisyah meminta bagaimana agar perempuan juga berjihad. Rasulullah menjawab;

لَكنَّ أحسن الجهاد وأجمله الحجُّ حجٌّ مبرور

Artinya, “Tidak, sebab haji mabrur adalah jihad terbaik dan paling elegan.” (HR. Bukhari) Benar bahwa jihad adalah amal terbaik umat ini, tetapi yang terbaik di antara jihad-jihad tersebut adalah haji yang mabrur.

6. Wakil Allah di dunia

Jamaah haji dan umrah sebagai wakil Allah di dunia. Rasulullah bersabda dalam riwayat Abu Hurairah;

وفد اللَّه ثلاثة: الغازي، والحاج، والمعتمر

Artinya, “Wakil Allah di dunia ada tiga; bala tentara pembela agama Allah, jamaah haji dan umrah.”

7. Doanya mustajab

Abdullah bin Umar meriwayatkan, Rasulullah bersabda;

الغازي في سبيل اللَّه، والحاج، والمعتمر، وفد اللَّه دعاهم فأجابوا وسألوه فأعطاهم

Artinya, “Bala tentara fi sabilillah, jamaah haji dan umrah adalah wakil Allah, saat dipanggil, mereka berduyun-duyun memenuhi panggilan, dan saat mereka meminta, Allah pasti kabulkan.” (al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here