Anwar Abbas Singgung Biaya Kuliah di Indonesia Masih Mahal

185

Muslim Obsession – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas menilai bahwa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas dan kewajiban negara, maka pihak swasta yang membantu meringankan kewajiban tersebut sudah seyogyanya dibantu oleh pemerintah.

Menurut Abbas, mahalnya biaya kuliah di Indonesia saat ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah rendahnya pendapatan masyarakat.

“Kalaulah seandainya tingkat pendapatan masyarakat kita juga tinggi, sehingga akhirnya masyarakat bisa mengalokasikan sebagian dananya untuk kepentingan pendidikan anak-anaknya,” ucapnya.

Pakar Ekonomi Islam ini menjelaskan, pendapatan masyarakat terseok-seok salah satu penyebabnya adalah pandemi covid-19.

Di kala pendapatan masyarakat tidak menentu, atau mungkin tidak ada, biaya kuliah masih tetap atau mungkin ada yang meningkat.

Namun demikian, dirinya tidak memungkiri akan mahalnya dunia pendidikan. Oleh karena itu ia mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam bidang pendidikan di Indonesia.

Menurut Abbas, tingkat pendidikan ini akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan hidup masyarakat.

“Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, maka semakin menurun lah tingkat kemiskinan di negara tersebut. Semakin rendah tingkat pendidikan masyarakat maka akan semakin tinggilah tingkat kemiskinan di negara dan masyarakat tersebut,” imbuhnya.

Merujuk ke beberapa teori, Abbas meminta kepada pemerintah supaya memperbanyak lulusan sarjana.

Karena hal itu akan berbanding lurus dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Mencapai itu, biaya kuliah harus ditekan agar murah dan rakyat kelas ekonomi menengah ke bawah bisa menikmati kuliah.

“Oleh karena itu kita menginginkan supaya pemerintah dan masyarakat, serta dunia perguruan tinggi untuk duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” imbuh Abbas.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here