Anies Baswedan: Saya Hidup dalam Suasana Parmusi

529
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi sambutan pada acara Mukernas II Parmusi di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta Barat, Jumat (27/05/2022). (Foto: Edwin B/ Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) seketika menjadi riuh saat Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tiba di lokasi kegiatan pada pukul 07.40 WIB di Hotel Mercure Batavia Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Gubernur yang saat ini viral karena banyaknya dukungan agar menjadi calon presiden pada Pemilu 2024 tersebut hadir untuk mengikuti sarapan bersama pengurus wilayah dan para dai-daiyat yang datang dari 26 provinsi di seluruh Tanah Air juga untuk mengikuti pembukaan Mukernas II Parmusi.

“Parmusi ini bukan suasana yang asing. Saya ini hidup di suasana yang selalu menceritakan Parmusi ketika di Yogya dulu,” ungkap Anies dalam sambutannya yang langsung disambut tepuk tangan peserta Mukernas.

BACA JUGA: Gelar Mukernas II, Parmusi Berikan Penghargaan kepada Dai-Dai Berprestasi

Anies menceritakan, saat hendak pergi ke Mukernas II Parmusi ini, ia berpamitan pada ibundanya. Saat mengetahui Anies akan pergi ke acara Parmusi, ibundanya tampak bahagia dan berkali-kali mengatakan Parmusi.

“Padahal biasanya ya biasa saja. Oh, iya mudah-mudahan lancar, begitu saja,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PP Parmusi H. Usamah Hisyam menyampaikan bahwa Anies merupakan bagian dari keluarga Parmusi. Pasalnya, kakek sampai ayah Anies merupakan kader Parmusi.

Kampung Madani Parmusi

Pada kesempatan itu, Anies menyoroti manhaj dakwah Desa Madani yang dilaksanakan Parmusi. Ia mengusulkan Parmusi untuk tidak hanya membangun Desa Madani, melainkan juga Kampung Madani Parmusi.

Anies mengatakan, sejak tahun 2009 terjadi pergeseran dimana masyarakat Indonesia lebih banyak tinggal di kota dibandingkan desa. Diperkirakan pada 2050 ada 75 persen masyarakat Indonesia tinggal di kota.

“Ini tren dunia, bahkan mungkin lebih awal. Oleh karenanya perkotaan akan sangat penting dan komunikasi akan semakin intensif,” tuturnya.

BACA JUGA: FOTO: Parmusi Gelar Mukernas II

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menambahkan, saat ini di perkotaan banyak tuntutan yang membutuhkan jawaban. Oleh karenanya ia mendukung penuh apa yang saat ini tengah dilakukan Parmusi.

“Dan Jakarta, insya Allah, ikut memfasilitasi untuk Desa Madani,” ujar Anies disambut tepuk tangan peserta Mukernas. “Tepuk tangannya ditahan sampai kejadian, hehe… Tapi insya Allah ini kejadian,” tegas Anies.

Ia membayangkan adanya Desa dan Kampung Madani, yakni kampung yang dihuni oleh kaum urban perkotaan. Menurutnya, urban ini penting diperhatikan.

“Dan sesungguhnya, Islam ini adalah agama orang urban. Turunnya di Makkah yang merupakan Kawasan urbannya orang-orang Jazirah Arab. Islam memang tumbuh besar di perkotaan. Kemudian ketika Rasulullah hijrah ke Yatsrib (Madinah), di sana pun terbentuk pemerintahan kota. Karena itu kita jangan menjadi yang dipinggirkan di kota, tetapi menjadi pusat di kota-kota kita,” kata Anies. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here