Ahmad Syafii Maarif Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Sumatera Barat

190

Muslim Obsession – Nama Ketua PP Muhammadiyah periode 1998-2005 Ahmad Syafii Ma’arif diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Muaro Sijunjung.

Jalan Ahmad Syafii Maarif ini dimulai dari Pulau Berambai melewati Gedung Dakwah Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif (GDM-ASM) Kabupaten Sijunjung kemudian melintasi Gedung Bersama, menuju Pasar Inpres dan ujungnya di Simpang SMK Karya Mulia.

Diabadikannya nama Syafii Maarif menjadi nama jalan adalah bentuk penghormatan atas jasa-jasa serta dedikasinya terhadap kebangsaan, keagamaan dan kemanusiaan.

Beberapa pihak menilai perubahan nama dari Jalan Pasar Inpres menjadi Ahmad Syafii Maarif ini merupakan langkah yang tepat. Sebab, tokoh nasional yang lahir pada 1935 meninggal pada 2022 ini merupakan guru bangsa.

Selepas menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafii Maarif aktif dalam berbagai kegiatan yang salah satunya di Maarif Institute dan menjadi tokoh bangsa yang sering menyampaikan kritik secara objektif dan lugas baik melalui tulisan-tulisannya di berbagai media.

Atas karya-karyanya, pada tahun 2008 Syafii Maarif mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay dari pemerintah Filipina.

Penulis Damiem Demantra membuat sebuah novel tentang masa kecil Ahmad Syafi’i Maarif, yang berjudul ‘Si Anak Kampung’ yang telah difilmkan dan meraih penghargaan pada America International Film Festival (AIFF).

Dilansir laman muhammadiyah.or.id , sebelum wafat, Buya Syafii masuk ke rumah sakit itu sejak Sabtu (14/5/2022) karena mengeluh sesak napas akibat jantung.

Bahkan, pada awal Maret lalu, Buya Syafii juga sempat menjalani perawatan medis di RS PKU Gamping. Saat itu, Buya hampir dua pekan menjalani perawatan sampai kondisinya membaik dan diperkenankan untuk pulang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here