Agar Makin Dicintai Anak, Ayah Wajib Hadir dalam 4 Momen Ini

129
Ilustrasi: Ayah dan Anak. (Sumber: bestselfatlanta)

Muslim Obsession – Setiap orangtua pasti ingin menjadi bagian terindah dalam kehidupan anak-anaknya. Hanya saja, banyak orangtua terutama ayah yang melewatkan momentum kebersamaan dengan anak-anak karena kesibukan sehari-hari.

Founder Sekolah Adab, Wido Supraha, mengatakan bahwa untuk membangun kesatuan hati dan kedekatan jiwa kepada ananda tercinta, seorang ayah tidak boleh melewatkan minimal empat momen penting dalam kehidupan anak-anaknya.

“Pertama, saat di dalam perjalanan. Coba perhatikan, saat Ayah berdua dengan Ananda, ia akan terlihat jauh lebih siap menerima pesan-pesan terbaik seorang Ayah,” ujar Wido saat dalam sesi pertama “Sekolah Adab Untuk Orang Tua”, menukil catatan Sekolah Adab, Rabu (7/9/2022).

Pada poin ini Direktur Institut Adab Insan Mulia ini mencontohkan ketika Rasulullah SAW berjalan bersama ‘Abdullah ibn ‘Abbas ra, dimana beliau memberikan pesan yang sangat berkesan: “Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu”.

Kedua, lanjutnya, saat makan bersama. Coba perhatikan, saat seorang Ayah membiasakan disiplin makan bersama di meja makan, akan terjadi interaksi positif dengan anak. Demikian pula Rasulullah SAW saat membersamai ‘Umar bin Abi Salamah ra yang waktu itu masih kecil, seraya menanamkan kebiasaan dan tata cara makan yang Islami.

“Ketiga, saat anak sakit. Coba perhatikan, betapa butuhnya seorang Anak kepada Allah SWT dan orang-orang terdekat yang membersamainya saat-saat berat tersebut. Anak akan sangat terkesan dengan ayah yang membersamainya. Demikian pula Rasulullah SAW saat menjenguk seorang anak yang beragama Yahudi, di saat ia mengalami sakit keras,” ungkap Wido.

Dan keempat, imbuhnya, saat anak mencapai puncak prestasi. Wido mengajak audiens untuk perhatikan, betapa berbahagianya anak saat ia mencapai puncak usahanya. Misalkan saat wisuda tahfizh Al-Quran 30 Juz, dihadiri oleh ayahnya. Seakan ia ingin berterima kasih atas kehadiran seorang ayah yang menghargai seluruh kelelahan dan perjuangannya selama ini.

“Banyak lagi momen-momen indah yang dapat dimaksimalkan seorang ayah. Pertanyaannya, siapkah kita sebagai seorang ayah, untuk hadir pada saat-saat momen-momen khusus tersebut?” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here