Agama dan Millenial di Amerika 

1011

Beberapa faktornya 

Karenanya saya tidak lagi terlalu tertarik membahas hasil penelitian atau survei itu. Karena itu telah menjadi pengetahuan umum. Sesuatu yang bukan lagi rahasia umum.

Yang ingin saya bahas adalah kira-kira Kenapa sampai terjadi demikian? Kenapa agama kehilangan kepercayaan di kalangan masyarakat Amerika dan Barat? Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebabnya?

Saya melihat banyak faktor. Tapi ada empat faktor utama yang menjadi faktor dominannya.

Pertama, irrasionalitas dalam beragama.

Agama itu terbangun di atas “keyakinan”. Tapi keyakinan itu tidak harus “menihilkan” (meniadakan) logika berpikir. Karenanya iman itu juga kuncinya ada pada ilmu (pengetahuan).

Tendensi beragama dengan dogma-dogma kering, dipaksakan dan jelas merendahkan “rasionalitas” sudah pasti tidak akan menarik bagi manusia yang secara ilmu lebih maju. Apalagi di era keterbukaan informasi saat ini. Tentu dogma-dogma seperti itu tidak lagi bisa disembunyikan dari akal sehat.

Bagi kami komunitas Muslim Amerika, realita ini menjadi bagian dari perjalanan dakwah. Bahwa sejak peristiwa 9/11 di tahun 2001, kelompok terbesar yang menerima Islam sebagai jalan hidupnya baru adalah kelompok Hispanic. Warga Amerika keturunan Colombia, Mexico, Spanyol, dan negara Latin dan Karibia lainnya.

Alasan terpenting kenapa mereka mudah menerima Islam adalah kenyataan yang mereka dapatkan, baik melalui interaksi dengan komunitas Muslim maupun melalui informasi yang terbuka bahwa beragama itu tidak selalu merendahkan logika berpikir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here