Ada 4,4 Juta Pengungsi Palestina di Jordania, Rakyat Indonesia Kirim Bantuan

103

Jordania, Muslim Obsession – Jordania menjadi salah satu negara yang paling banyak menampung pengungsi Palestina akibat konflik perang di negaranya. Setidaknya ada 4,4 juta pengungsi Palestina di Jordania berdasarkan data sensus penduduk 2019.

Dengan banyaknya pengungsi Palestina di Jordania, ditambah pengungsi dari Suriah, maka relawan kemanusian Indonesia Eko Sulistio memusatkan perhatiannya untuk memberikan bantuan kepada mereka. Bantuan ini merupakan pemberian dan cinta kasih dari rakyat Indonesia untuk Palestina.

Eko mengatakan, bantuan dikirim para pengungsi Palestina karena kondisi mereka di sana mengenaskan. Banyak negara-negara yang tidak peduli dengan nasib rakyat Palestina. Termasuk negara Super Power Amerika Serikat yang sampai saat ini masih hanya umbar janji.

“Presiden Amerika Joe Biden pernah menyatakan, negaranya siap membantu sebesar US $235 juta untuk pengungsi Palestina lewat UNRWA pada April lalu. Tapi sampai saat ini tak kunjung ditepati,” ujar Eko saat dihubungi, Ahad (28/11).



Kondisi itu diperparah dengan datangnya musim dingin ekstrem di Jordania yang menimpa para pengungsi di tenda-tenda pengungsian. Pasalnya, kondisi tempat tinggal mereka di tempat pengungsian sangat memprihatinkan.

“Musim dingin di sana bisa mencapai 6° celcius dan akan mengalami penurunan tetua sampai bulan Januari. Banyak pengungsi yang menderita radang tenggorokan akut dan hypothermia,” terang Eko.

Selain, dingin ekstrem, Jordania kata Eko termasuk negara nomer dua dengan kelangkaan air bersih tertinggi di dunia, karena itu bantuan yang diberikan bukan hanya bahan makanan dan obat-obatan tapi juga air mineral dengan jumlah yang cukup banyak.



Bantuan yang sudah diberikan, yakni:

Perlengkapan musim dingin berupa kaus kaki 5000 pasang, Slsarungtangan 5000 pasang, selimut 500 lembar. 1 Klinik Kesehatan lengkap dari LAZIS NU. Air bersih 1000 galon. Beras total 4 ton beras, minyak goreng 5.000 liter. Beras 4 ton, bawang merah 8.000 Kg, kacang-kacangan 8.000 kg, gula 8.000 Kg, mie kuning 5.000 pack.

Ada juga mie putih, 5000 pack, garam 2 ton, tepung 8 ton, tepung 8 ton, susu 2.000 kaleng, kentang 8 ton, keju 4.000 batang, roti 4 ton, biscuit 10.000 pack, coklat 10.000 batang. Bantuan keluarga ini diperuntukan untum 2.000 jiwa pengungsi.

Bantuan yang diberikan dari rakyat Indonesia yang ditipkan oleh lembaga INFAQU, LAZ RABBANI dan LAZIZ NU, NU CARE serta bantuan yang sifatnya personal. Distribusi bantuan dibantu Himpunan Pelajar & Mahasiswa Indonesia di Jordania.

Para pengungsi Palestina tersebar disejumlah kamp, yakni Kamp Suff, Gaza di Provinsi Jerash, kamp Syuk’nah Provinsi Zarqo, dan Kamp Baq’Ah, Provinsi Amman. Alhamdulillah para pengungsi Palestina sudah 70 persen sudah divaksin Covid-19.

“Kasus Covid-19 di sana alhamdulillah sangat landai. Hanya saja mereka belum mendapatkan hak kesehatan, hak pendidikan dan hak ekonomi untuk bisa bekerja,” jelasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here