72 Tahun Roem-Roijen

980

Masih Adakah yang Mengingat Roem?
Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, mustahil menafikan pejuang-perunding Mr. Mohamad Roem. Akan tetapi, ironi bagai ditakdirkan melekat pada diri Roem.

Di masa akhir kekuasaan Presiden Sukarno, lebih dari empat tahun, lelaki kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, itu harus menghabiskan waktunya dari penjara ke penjara: tanpa proses hukum.

Di masa Orde Baru, Roem yang telah dipilih oleh Muktamar Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), menjadi Ketua Umum, tidak dapat melaksanakan amanah tersebut lantaran tidak mendapat clearence dari pemerintah.

Di era reformasi sekarang, masih adakah yang mengingat Roem?[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here